Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan " tour bersejarah" MAN 1 Kota Cirebon yang diikuti mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) menjadi agenda penting dalam mendukung pembelajaran kontekstual di lingkungan madrasah. Program tour bersejarah MAN 1 Kota Cirebon ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat wawasan sejarah, literasi budaya, sekaligus meningkatkan kapasitas digital sivitas akademika di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kurikulum MAN 1 Kota Cirebon, Dra. Hj. Elin Erlina, M.Hum., dan didampingi oleh guru pamong Wianti Agus Lusdiana, S.Pd., dosen pembimbing Denny Santika, M.A., dari Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta pemandu wisata profesional Elang Abas. Pelaksanaan tour bersejarah ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan studi lapangan biasa, melainkan bagian integral dari model pembelajaran berbasis pengalaman.

Para siswa dan mahasiswa PPL mendapatkan penjelasan mendalam mengenai peninggalan sejarah, dinamika kebudayaan Cirebon, hingga nilai-nilai filosofis yang membentuk identitas masyarakat setempat. Dengan metode penyampaian yang interaktif, peserta diajak memahami keterkaitan antara perkembangan budaya masa lalu dengan tantangan era digital saat ini.
Menurut Dra. Hj. Elin Erlina, kegiatan ini merupakan strategi penting dalam mengembangkan kompetensi peserta didik dan mahasiswa, terutama terkait kemampuan berpikir kritis, literasi informasi, dan penguatan karakter. Ia menegaskan bahwa pendidikan sejarah tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus dihidupkan melalui pengalaman langsung agar nilai-nilainya lebih mudah dipahami serta relevan dengan kondisi modern.

Dosen pembimbing, Denny Santika, M.A., menambahkan bahwa agenda tour bersejarah ini juga sejalan dengan misi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran. Mahasiswa PPL diajak memadukan kemampuan akademik, teknologi, dan kecakapan sosial dalam mendampingi peserta didik selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, pemandu wisata Elang Abas memberikan penjelasan detail mengenai situs-situs sejarah yang dikunjungi. Ia menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal dan peran generasi muda dalam merawat warisan sejarah yang memiliki nilai edukatif tinggi.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara madrasah, perguruan tinggi, dan praktisi wisata edukatif dalam mengembangkan kurikulum yang dinamis, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. MAN 1 Kota Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Cirebon, 27 September 2025 — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkenalkan metode belajar yang inovatif di MAN 1 Kota Cirebon dengan meluncurkan "Tour Bersejarah." Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar sejarah yang langsung (immersif) bagi siswa dengan mengunjungi situs-situs bersejarah nyata di Cirebon. Pada 27 September 2025, kegiatan tersebut membawa siswa menyusuri jejak masa lalu di dua lokasi utama: Keraton Kanoman (berlokasi di Jl. Kanoman No.40) dan Vihara Pemancar Keselamatan (di Jl. Winaon No.26/69).

Didampingi oleh guru pamong Wianti Agus Lusdiana, S.Pd., dosen pembimbing Denny Santika, M.A., dan pemandu wisata Elang Abas, siswa MAN 1 Kota Cirebon menikmati pengalaman belajar yang jauh lebih interaktif dari metode kelas biasa. Alih-alih hanya mempelajari teori, mereka dapat melihat langsung peninggalan bersejarah, memahami latar belakang budaya, dan menghubungkannya dengan materi pelajaran yang sudah ada.

Dra. Hj. Elin Erlina, M.Hum., Wakil Kepala Kurikulum MAN 1 Kota Cirebon, memuji kegiatan ini sebagai inovasi yang berhasil dalam meningkatkan minat siswa terhadap sejarah. Beliau menyoroti bahwa Cirebon memiliki kekayaan warisan budaya yang melimpah yang jarang dimanfaatkan oleh institusi pendidikan.
Menurut Elin Erlina, program "Tour Bersejarah" adalah wujud nyata pemanfaatan potensi lokal untuk memperkaya pembelajaran sejarah, mencakup aspek keislaman maupun politik. Beliau berharap agar program ini dapat diperluas di tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, bahkan dapat dijadikan bagian dari muatan lokal di MAN 1 Kota Cirebon

Kegiatan "Tour Bersejarah" ini merupakan bukti nyata adanya kolaborasi efektif antara institusi pendidikan dan upaya pelestarian budaya. Melalui program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), mahasiswa UIN Siber tidak hanya menyelesaikan kewajiban akademik mereka, tetapi juga berhasil menciptakan inovasi yang memberikan dampak positif bagi siswa. Selain memperkaya pengalaman belajar siswa, program ini secara aktif menanamkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya dan sejarah Cirebon. Dengan mengusung konsep edukasi berbasis pengalaman nyata (experiential learning), diharapkan "Tour Bersejarah" dapat menjadi agenda berkelanjutan yang berperan penting dalam memperkuat identitas lokal dan menciptakan generasi muda yang melek sejarah.