Bandung – Raker Keuangan 2026 UIN Siber Cirebon resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari. Raker Keuangan 2026 ini menjadi forum strategis untuk memperkuat tata kelola anggaran yang akuntabel. Oleh karena itu, universitas menegaskan komitmen pada implementasi hasil audit dan review.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan tersebut pada 13–15 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Grand Dafam Braga Bandung dan diikuti 53 pengelola keuangan. Selain itu, peserta berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan universitas.
Raker Keuangan 2026 menjadi ruang konsolidasi kebijakan anggaran tahun berjalan. Selanjutnya, peserta membahas peningkatan kualitas perencanaan dan pelaporan keuangan. Dengan demikian, universitas mendorong belanja yang tepat sasaran dan berdampak.
Penutupan Resmi oleh Rektor
Rektor UIN Siber Cirebon, Aan Jaelani, menutup kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya komitmen implementasi hasil raker. Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta segera menindaklanjuti program strategis.
Prof. Aan menyatakan bahwa implementasi menjadi kunci perbaikan tata kelola. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pelaksanaan rekomendasi hasil audit Kantor Akuntan Publik sebelumnya. Sementara itu, peserta juga diminta menindaklanjuti seluruh review dari narasumber.
Ia menegaskan bahwa hasil audit bukan sekadar dokumen administratif. Lebih lanjut, hasil tersebut harus menjadi pijakan perbaikan nyata. Dengan demikian, tata kelola keuangan universitas semakin transparan dan akuntabel.
Penguatan Akuntabilitas dan Kinerja Anggaran
Selama Raker Keuangan 2026, narasumber menyampaikan berbagai materi strategis. Materi tersebut mencakup penguatan akuntabilitas dan transparansi anggaran. Selain itu, pembahasan menekankan efektivitas belanja berbasis kinerja.
Peserta juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya. Selanjutnya, forum merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap unit kerja memiliki panduan yang jelas dalam pengelolaan keuangan.
Panitia mengarahkan diskusi pada keselarasan regulasi terbaru. Sementara itu, peserta membahas strategi mitigasi risiko dalam pengelolaan anggaran. Oleh karena itu, universitas berharap mampu menjaga kepatuhan dan kualitas laporan keuangan.
Komitmen Berkelanjutan Menuju Good Governance
Raker Keuangan 2026 menegaskan komitmen universitas terhadap prinsip good governance. Lebih lanjut, pimpinan mendorong budaya kerja profesional dan responsif terhadap perubahan regulasi. Dengan demikian, tata kelola keuangan semakin adaptif.
UIN Siber Cirebon optimistis mampu meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran pada 2026. Selain itu, sinergi antarunit menjadi modal penting dalam mewujudkan sistem yang solid. Akhirnya, seluruh pengelola keuangan diharapkan menjaga integritas dan akurasi laporan.
Melalui komitmen bersama, hasil Raker Keuangan 2026 diharapkan memberi dampak nyata bagi pengembangan institusi. Oleh karena itu, universitas terus mengawal implementasi rekomendasi audit dan review. Dengan demikian, pengelolaan keuangan yang profesional dan berdampak dapat terwujud secara berkelanjutan.
Bandung – Raker Keuangan 2026 UIN Siber Cirebon resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari. Raker Keuangan 2026 ini menjadi forum strategis untuk memperkuat tata kelola anggaran yang akuntabel. Oleh karena itu, universitas menegaskan komitmen pada implementasi hasil audit dan review.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan tersebut pada 13–15 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Grand Dafam Braga Bandung dan diikuti 53 pengelola keuangan. Selain itu, peserta berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan universitas.
Raker Keuangan 2026 menjadi ruang konsolidasi kebijakan anggaran tahun berjalan. Selanjutnya, peserta membahas peningkatan kualitas perencanaan dan pelaporan keuangan. Dengan demikian, universitas mendorong belanja yang tepat sasaran dan berdampak.
Penutupan Resmi oleh Rektor
Rektor UIN Siber Cirebon, Aan Jaelani, menutup kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya komitmen implementasi hasil raker. Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta segera menindaklanjuti program strategis.
Prof. Aan menyatakan bahwa implementasi menjadi kunci perbaikan tata kelola. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pelaksanaan rekomendasi hasil audit Kantor Akuntan Publik sebelumnya. Sementara itu, peserta juga diminta menindaklanjuti seluruh review dari narasumber.
Ia menegaskan bahwa hasil audit bukan sekadar dokumen administratif. Lebih lanjut, hasil tersebut harus menjadi pijakan perbaikan nyata. Dengan demikian, tata kelola keuangan universitas semakin transparan dan akuntabel.
Penguatan Akuntabilitas dan Kinerja Anggaran
Selama Raker Keuangan 2026, narasumber menyampaikan berbagai materi strategis. Materi tersebut mencakup penguatan akuntabilitas dan transparansi anggaran. Selain itu, pembahasan menekankan efektivitas belanja berbasis kinerja.
Peserta juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya. Selanjutnya, forum merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap unit kerja memiliki panduan yang jelas dalam pengelolaan keuangan.
Panitia mengarahkan diskusi pada keselarasan regulasi terbaru. Sementara itu, peserta membahas strategi mitigasi risiko dalam pengelolaan anggaran. Oleh karena itu, universitas berharap mampu menjaga kepatuhan dan kualitas laporan keuangan.
Komitmen Berkelanjutan Menuju Good Governance
Raker Keuangan 2026 menegaskan komitmen universitas terhadap prinsip good governance. Lebih lanjut, pimpinan mendorong budaya kerja profesional dan responsif terhadap perubahan regulasi. Dengan demikian, tata kelola keuangan semakin adaptif.
UIN Siber Cirebon optimistis mampu meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran pada 2026. Selain itu, sinergi antarunit menjadi modal penting dalam mewujudkan sistem yang solid. Akhirnya, seluruh pengelola keuangan diharapkan menjaga integritas dan akurasi laporan.
Melalui komitmen bersama, hasil Raker Keuangan 2026 diharapkan memberi dampak nyata bagi pengembangan institusi. Oleh karena itu, universitas terus mengawal implementasi rekomendasi audit dan review. Dengan demikian, pengelolaan keuangan yang profesional dan berdampak dapat terwujud secara berkelanjutan.
Bandung – Raker Keuangan 2026 UIN Siber Cirebon resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari. Raker Keuangan 2026 ini menjadi forum strategis untuk memperkuat tata kelola anggaran yang akuntabel. Oleh karena itu, universitas menegaskan komitmen pada implementasi hasil audit dan review.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan kegiatan tersebut pada 13–15 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Grand Dafam Braga Bandung dan diikuti 53 pengelola keuangan. Selain itu, peserta berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan universitas.
Raker Keuangan 2026 menjadi ruang konsolidasi kebijakan anggaran tahun berjalan. Selanjutnya, peserta membahas peningkatan kualitas perencanaan dan pelaporan keuangan. Dengan demikian, universitas mendorong belanja yang tepat sasaran dan berdampak.
Penutupan Resmi oleh Rektor
Rektor UIN Siber Cirebon, Aan Jaelani, menutup kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya komitmen implementasi hasil raker. Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta segera menindaklanjuti program strategis.
Prof. Aan menyatakan bahwa implementasi menjadi kunci perbaikan tata kelola. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pelaksanaan rekomendasi hasil audit Kantor Akuntan Publik sebelumnya. Sementara itu, peserta juga diminta menindaklanjuti seluruh review dari narasumber.
Ia menegaskan bahwa hasil audit bukan sekadar dokumen administratif. Lebih lanjut, hasil tersebut harus menjadi pijakan perbaikan nyata. Dengan demikian, tata kelola keuangan universitas semakin transparan dan akuntabel.
Penguatan Akuntabilitas dan Kinerja Anggaran
Selama Raker Keuangan 2026, narasumber menyampaikan berbagai materi strategis. Materi tersebut mencakup penguatan akuntabilitas dan transparansi anggaran. Selain itu, pembahasan menekankan efektivitas belanja berbasis kinerja.
Peserta juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya. Selanjutnya, forum merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap unit kerja memiliki panduan yang jelas dalam pengelolaan keuangan.
Panitia mengarahkan diskusi pada keselarasan regulasi terbaru. Sementara itu, peserta membahas strategi mitigasi risiko dalam pengelolaan anggaran. Oleh karena itu, universitas berharap mampu menjaga kepatuhan dan kualitas laporan keuangan.
Komitmen Berkelanjutan Menuju Good Governance
Raker Keuangan 2026 menegaskan komitmen universitas terhadap prinsip good governance. Lebih lanjut, pimpinan mendorong budaya kerja profesional dan responsif terhadap perubahan regulasi. Dengan demikian, tata kelola keuangan semakin adaptif.
UIN Siber Cirebon optimistis mampu meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran pada 2026. Selain itu, sinergi antarunit menjadi modal penting dalam mewujudkan sistem yang solid. Akhirnya, seluruh pengelola keuangan diharapkan menjaga integritas dan akurasi laporan.
Melalui komitmen bersama, hasil Raker Keuangan 2026 diharapkan memberi dampak nyata bagi pengembangan institusi. Oleh karena itu, universitas terus mengawal implementasi rekomendasi audit dan review. Dengan demikian, pengelolaan keuangan yang profesional dan berdampak dapat terwujud secara berkelanjutan.
