Lima Mahasiswa SPI mengikuti Seminar Proposal Gelombang VII di Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung O Ruang Ujian Akademik FUA pada 7 Mei 2026. Selain itu, Mahasiswa SPI menjadi peserta terbanyak dalam pelaksanaan seminar proposal gelombang tersebut.
Seminar Proposal Gelombang VII diikuti oleh delapan mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Adab. Selanjutnya, lima peserta berasal dari Jurusan Sejarah Peradaban Islam. Kelima mahasiswa tersebut yakni Rafi Ahnaf Fauzan, Shitta Nur Arsya Rakhmawati, Fuad Hasan Syaefulloh, Yani Nur Hayati, dan Ikhsan Muhamad.

Kegiatan seminar proposal menjadi tahapan penting dalam proses akademik mahasiswa sebelum memasuki penelitian skripsi. Oleh karena itu, setiap peserta mempersiapkan proposal penelitian secara matang dan sistematis. Selain itu, seminar proposal membantu mahasiswa memperkuat metodologi penelitian yang digunakan.
Mahasiswa SPI Tunjukkan Kesiapan Akademik
Pelaksanaan seminar berlangsung tertib dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia akademik fakultas. Sementara itu, dosen penguji memberikan masukan konstruktif terhadap tema dan metode penelitian mahasiswa. Proses tersebut mendukung peningkatan kualitas penelitian mahasiswa di lingkungan Jurusan SPI.
Rafi Ahnaf Fauzan mempresentasikan proposal penelitian dengan fokus kajian sejarah sosial keislaman. Selain itu, peserta lain juga mengangkat tema penelitian yang relevan dengan perkembangan kajian sejarah peradaban Islam. Selanjutnya, para penguji memberikan arahan akademik untuk memperkuat landasan teori dan analisis penelitian.
Shitta Nur Arsya Rakhmawati menyampaikan bahwa seminar proposal memberikan pengalaman akademik yang sangat berharga. Menurutnya, forum tersebut membantu mahasiswa memahami kekurangan penelitian sejak tahap awal. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperbaiki proposal sebelum memasuki tahapan penelitian lapangan.
Dukungan Jurusan terhadap Pengembangan Akademik
Ketua Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Aah Syafaah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa peserta seminar proposal. Selain itu, beliau menilai mahasiswa SPI menunjukkan kesiapan akademik yang baik selama proses seminar berlangsung. Lebih lanjut, jurusan terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian berkualitas dan relevan.
Menurutnya, seminar proposal menjadi sarana penting untuk melatih kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan proses tersebut sebagai ruang pembelajaran akademik yang serius. Selain itu, dosen pembimbing juga berperan aktif dalam mendampingi mahasiswa selama penyusunan proposal penelitian.
Jurusan SPI terus berkomitmen meningkatkan mutu akademik melalui berbagai program pembinaan mahasiswa. Selanjutnya, jurusan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi ilmiah bagi masyarakat. Dengan demikian, kualitas lulusan SPI diharapkan semakin kompetitif dan profesional.
Seminar Proposal Perkuat Budaya Akademik
Seminar Proposal Gelombang VII menjadi bagian penting dalam penguatan budaya akademik di Fakultas Ushuluddin dan Adab. Selain itu, kegiatan tersebut memperlihatkan komitmen fakultas dalam menjaga kualitas proses pendidikan tinggi. Sementara itu, mahasiswa memperoleh pengalaman akademik yang mendukung kesiapan penelitian skripsi.
Pelaksanaan seminar proposal juga memperkuat kemampuan komunikasi ilmiah mahasiswa di hadapan dosen penguji. Oleh karena itu, mahasiswa dapat meningkatkan kualitas presentasi dan argumentasi akademik secara lebih baik. Akhirnya, seluruh peserta diharapkan mampu menyelesaikan penelitian skripsi tepat waktu dan berkualitas.