Sidang Munaqosah SPI Digelar di Gedung O
Fakultas Ushuluddin dan Adab menggelar Sidang Munaqosah Gelombang 5 pada Senin, 12 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di ruang rapat dosen Gedung O mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Sidang Munaqosah SPI menjadi bagian penting dalam proses akademik mahasiswa tingkat akhir. Selain itu, kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari beberapa jurusan di lingkungan fakultas.
Sebanyak tujuh mahasiswa mengikuti sidang tersebut. Mereka berasal dari Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, Bahasa dan Sastra Arab, Sejarah Peradaban Islam, serta Ilmu Al-Qurβan dan Tafsir.

Dua mahasiswi dari Jurusan Sejarah Peradaban Islam turut mengikuti Sidang Munaqosah SPI. Kedua mahasiswa tersebut ialah Salma Siti Faoziah dan Naufal Athfan RA.
Wakil Dekan I Membuka Kegiatan Sidang

Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin dan Adab, Wakhid Nashruddin, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas akademik mahasiswa.
Ia menyampaikan bahwa sidang munaqosah menjadi tahap akhir sebelum mahasiswa menyelesaikan studi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menunjukkan kesiapan akademik secara maksimal.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kerja keras dosen pembimbing dan penguji. Dengan demikian, proses akademik dapat berjalan tertib dan berkualitas.
Ketua Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Aah Syafaah, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia memberikan motivasi kepada mahasiswa agar percaya diri saat mempresentasikan hasil penelitian.
Mahasiswa Menyampaikan Hasil Penelitian
Pelaksanaan sidang berlangsung secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sementara itu, setiap peserta mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dosen penguji.
Mahasiswa menjelaskan latar belakang, metodologi, serta temuan penelitian secara sistematis. Selanjutnya, dosen penguji memberikan pertanyaan dan masukan akademik kepada peserta sidang.
Salma Siti Faoziah menyampaikan rasa syukur setelah mengikuti sidang munaqosah. Ia mengaku telah mempersiapkan materi penelitian secara intensif sebelum pelaksanaan sidang.
Hal serupa disampaikan oleh Naufal Athfan RA. Menurutnya, sidang munaqosah menjadi pengalaman penting dalam mengembangkan kemampuan akademik dan berpikir kritis.
Fakultas Dorong Peningkatan Mutu Akademik
Kegiatan sidang munaqosah merupakan agenda akademik rutin Fakultas Ushuluddin dan Adab. Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi bentuk evaluasi terhadap kualitas penelitian mahasiswa.
Fakultas terus mendorong mahasiswa agar menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan bermanfaat. Oleh karena itu, dosen pembimbing dan penguji aktif memberikan arahan selama proses penelitian berlangsung.
Selain meningkatkan mutu akademik, sidang munaqosah juga melatih kemampuan komunikasi ilmiah mahasiswa. Dengan demikian, lulusan diharapkan mampu bersaing dalam dunia akademik maupun profesional.
Akhirnya, kegiatan Sidang Munaqosah Gelombang 5 berjalan lancar dan tertib hingga selesai. Fakultas Ushuluddin dan Adab berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil terbaik.