Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Bimbingan Karir bagi Lulusan Islam di Era Digital
Cirebon — Bimbingan Karir Fakultas Ushuluddin menjadi agenda penting bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Bimbingan Karir Fakultas Ushuluddin ini mengangkat tema Dissecting Career Prospect For Islamic Graduates in the Digital Era.

Kegiatan berlangsung pada Senin, 28 April 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai di Ruang Kelas Internasional Gedung O. Kegiatan ini menghadirkan akademisi, praktisi media, dan dunia industri sebagai narasumber utama.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan nyata mengenai peluang karir lulusan keislaman di tengah perkembangan digital. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mempersiapkan diri secara akademik dan profesional.
Dekan FUA Tekankan Pentingnya Adaptasi Mahasiswa
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi keagamaan harus memiliki daya saing yang kuat. Selanjutnya, mahasiswa juga perlu membangun kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Ia menyampaikan bahwa dunia kerja terus berubah dengan cepat. Dengan demikian, kampus harus hadir sebagai ruang pembinaan karir yang terarah dan berkelanjutan.

Akademisi Media Bahas Strategi Personal Branding
Dr. Khaerudin Imawan, S.Sos.I., M.Ikom., hadir sebagai narasumber pertama. Ia merupakan akademisi sekaligus praktisi media yang aktif dalam pengembangan komunikasi digital.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya personal branding bagi lulusan Islam. Menurutnya, kemampuan akademik harus didukung oleh citra profesional yang baik di ruang digital.
Selain itu, ia menekankan bahwa media sosial dapat menjadi alat strategis untuk membangun reputasi diri. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami cara berkomunikasi secara efektif dan etis di platform digital.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lulusan keislaman memiliki peluang besar di berbagai sektor. Mulai dari media, pendidikan, komunikasi publik, hingga industri kreatif berbasis nilai-nilai keislaman.

Dunia Industri Sampaikan Kebutuhan Rekrutmen
Narasumber kedua, Dewi Nur Fitriyah, S.Pd., selaku Support Recruitment PT. Mitra Utama Madani, menjelaskan kebutuhan dunia kerja saat ini. Ia menyoroti pentingnya kesiapan mental dan keterampilan kerja.
Menurutnya, perusahaan tidak hanya melihat nilai akademik semata. Sementara itu, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan integritas menjadi faktor penting dalam proses rekrutmen.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti pelatihan dan magang. Dengan demikian, pengalaman praktis akan menjadi nilai tambah saat memasuki dunia profesional.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa lulusan Islam memiliki peluang besar jika mampu menunjukkan kompetensi yang adaptif. Hal tersebut menjadi modal penting dalam persaingan kerja modern.
Mahasiswa Antusias Mengikuti Diskusi Karir
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa terlihat antusias menyampaikan pertanyaan terkait prospek kerja dan strategi pengembangan karir.
Selain itu, forum ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memahami arah masa depan mereka. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa tingkat akhir.
Fakultas Ushuluddin dan Adab berharap program bimbingan karir dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Akhirnya, kegiatan ini menjadi langkah nyata kampus dalam menyiapkan lulusan unggul, adaptif, dan siap bersaing di era digital.