Hasil Penelitian

Menyatukan Kekuatan Islam di Jawa: Dinamika Relasi Kuasa antara Cirebon dengan Demak pada Masa Awal Islam di Indonesia Abad ke-15-16 M

Abstrak / Ringkasan
Artikel ini membahas hubungan strategis dan penyatuan kekuatan antara Kesultanan Cirebon dan Demak pada abad ke-15-16 M dalam berbagai aspek, termasuk relasi kuasa melalui pernikahan, keilmuan, dakwah Islam, militer, dan suksesi. Permasalahannya adalah bagaimana terbentuk hubungan antara Kesultanan Demak dan Cirebon hingga menjadi kekuatan yang bersatu, dan bagaimana keduanya dapat mengembangkan hubungan tesebut sehingga memengaruhi arah perkembangan Islam selanjutnya di Jawa. Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan langkah-langkah heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hubungan keduanya tidak hanya berlandaskan aspek politik, tetapi juga nilai-nilai keagamaan dan militer yang memengaruhi perkembangan Islam di Nusantara. Hubungan Cirebon dan Demak ditandai dengan upaya integrasi melalui perkawinan, pengaruh ulama dalam sistem pemerintahan, serta kerja sama dalam menghadapi ancaman eksternal seperti Majapahit, Pajajaran, dan Portugis. Konflik internal dalam Kesultanan Demak juga turut mempengaruhi keseimbangan politik, di mana Cirebon berperan dalam menentukan stabilitas kerajaan Islam di Jawa. Dengan menggunakan pendekatan sejarah dan analisis teori hubungan kekuasaan, penelitian ini memberikan wawasan mengenai dinamika kekuasaan dan interaksi politik antara kedua kerajaan yang berkontribusi terhadap perkembangan Islam di Nusantara.
Link Eksternal

Lihat referensi atau link terkait pada database publikasi luar.

Buka Link
Bagikan Meta:

Kembali ke Daftar
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas