Abstrak / Ringkasan
Tulisan ini melacak nama-nama penyair yang berasal dari keturunan Bani
Umayyah namun memiliki sikap yang berlawanan dengan keluarga tersebut
terhadap ahlul bait (keluarga nabi: Ali, Fatimah, Hasan dan Husain).. Dalam
catatan sejarah Islam, mayoritas Bani Umayyah secara sosial dan politik
memperlihatkan perlawanan dan pertentangan terhadap Nabi Muhammad
dan keturunannya, namun ada beberapa nama dari kalangan Bani Umayyah
yang menjadi pengecualian dan justru melawan tradisi kelompoknya. Untuk
mengkajinya, tulisan ini menggunakan pendekatan historis dan kritik sastra
terhadap beberapa penyair keturunan Bani Umayyah dan beberapa bait
puisinya tentang Ahlul Bait. Saat itu, puisi dapat berfungsi sebagai identitas
sosio-politik dan ekspresi seorang penyair untuk menggambarkan dunianya.
Berpijak pada teori neo-historisisme, tulisan ini mencoba menggali konteks
kultural di balik teks-teks puisi yang berasal dari para penyair tersebut untuk
mengetahui kondisi sosio-politik saat itu di samping kecenderungan sikap
politik dan keagamaan mereka.