Berita & Informasi

Dua Mahasiswa SPI Ikuti Sidang Munaqosah Gelombang IX Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN SSC

Dua mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam mengikuti Sidang Munaqosah Gelombang IX Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada 9 Juni 2026.

Dua mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) mengikuti Sidang Munaqosah SPI Gelombang IX yang diselenggarakan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC). Kegiatan Sidang Munaqosah SPI tersebut berlangsung di Gedung O Ruang Ujian Akademik pada Senin, 9 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Fakultas Ushuluddin dan Adab menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari tahapan akademik akhir mahasiswa sebelum menyelesaikan studi sarjana. Selain itu, sidang munaqosah menjadi sarana untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan hasil penelitian yang telah disusun.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., membuka secara resmi kegiatan Sidang Munaqosah Gelombang IX. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kualitas akademik dan integritas ilmiah dalam setiap proses penyusunan karya ilmiah mahasiswa.

Komitmen Fakultas terhadap Mutu Akademik

Dr. Anwar Sanusi menyampaikan bahwa sidang munaqosah merupakan momentum penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan penguasaan materi penelitian secara komprehensif dan argumentatif.

Menurutnya, penelitian yang dilakukan mahasiswa tidak hanya menjadi syarat kelulusan. Lebih lanjut, penelitian tersebut juga harus memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial, budaya, dan sejarah.

Beliau juga mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menyelesaikan penelitian hingga tahap ujian akhir. Dengan demikian, proses akademik yang dijalankan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kemampuan berpikir kritis.

Penelitian tentang Pertempuran Sindangkasih di Majalengka

Salah satu peserta sidang adalah Rifaul Hidayah. Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam tersebut mengangkat skripsi berjudul “Pertempuran Sindangkasih di Majalengka (1947–1948)”.

Penelitian ini membahas dinamika perjuangan masyarakat dan pejuang lokal dalam menghadapi situasi konflik pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia. Selain itu, penelitian tersebut mengkaji berbagai peristiwa penting yang terjadi di wilayah Sindangkasih selama kurun waktu 1947 hingga 1948.

Melalui penelitian ini, Rifaul berupaya mendokumentasikan fakta-fakta sejarah lokal yang memiliki nilai penting bagi perkembangan historiografi daerah. Selanjutnya, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi akademik bagi mahasiswa maupun masyarakat yang tertarik pada sejarah perjuangan bangsa.

Topik yang diangkat juga menunjukkan pentingnya pelestarian memori kolektif masyarakat terhadap berbagai peristiwa sejarah di tingkat lokal. Oleh karena itu, penelitian sejarah daerah memiliki peran strategis dalam memperkaya khazanah sejarah nasional.

Kajian Revitalisasi Budaya Sunda untuk Pengembangan Wisata

Peserta lainnya adalah Lili Mardalena dengan skripsi berjudul “Revitalisasi Budaya Sunda dalam Pengembangan Wisata Lembur Pakuan Kabupaten Subang Tahun 2018–2024.”

Penelitian tersebut mengkaji upaya pelestarian budaya Sunda yang dilakukan melalui pengembangan kawasan wisata berbasis budaya. Selain itu, penelitian ini menyoroti peran berbagai pihak dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal di tengah perkembangan sektor pariwisata.

Lili menjelaskan bahwa revitalisasi budaya dapat menjadi strategi penting dalam memperkuat identitas daerah. Selanjutnya, pengembangan wisata berbasis budaya juga berpotensi meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat setempat.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan secara beriringan. Dengan demikian, nilai-nilai budaya lokal tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Wujud Kualitas Akademik Program Studi SPI

Pelaksanaan Sidang Munaqosah Gelombang IX menjadi salah satu indikator komitmen Fakultas Ushuluddin dan Adab dalam menjaga mutu pendidikan tinggi. Sementara itu, Program Studi Sejarah Peradaban Islam terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Berbagai tema penelitian yang diangkat mahasiswa menunjukkan keberagaman kajian dalam bidang sejarah dan kebudayaan. Selain itu, penelitian tersebut mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi permasalahan serta menawarkan perspektif ilmiah berdasarkan data dan analisis yang mendalam.

Melalui kegiatan sidang munaqosah, fakultas berharap mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan akademik, komunikasi ilmiah, dan pemikiran kritis. Lebih lanjut, pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Akhirnya, pelaksanaan Sidang Munaqosah Gelombang IX Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing. Dengan demikian, lulusan Program Studi Sejarah Peradaban Islam dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pelestarian budaya, dan pembangunan masyarakat.

Topik Terkait:
#UINSSC #UIN SIBER #SPI #SPI UIN SSC
Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas